Musi Rawas Jadi Daerah Kesembilan Status Siaga Karhutla

oleh -17 Dilihat
Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemadaman kebakaran lahan dari udara (water bombing). (Foto: Antara)
Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemadaman kebakaran lahan dari udara (water bombing). (Foto: Antara)

Berdasarkan data BPBD Sumsel, Kabupaten Musi Rawas telah mengalami sembilan kejadian karhutla sepanjang 2026. Kecamatan Muara Kelingi menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak, yakni empat kasus. Sementara Kecamatan BTS Ulu mencatat dua kejadian, sedangkan masing-masing satu kejadian terjadi di Kecamatan Muara Lakitan, Tuah Negeri, dan STL Ulu Terawas.

Selain itu, BPBD Sumsel juga mencatat sebanyak 185 titik panas (hotspot) terdeteksi di Kabupaten Musi Rawas sejak Januari hingga pertengahan Juli 2026. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring berkurangnya curah hujan dan memasuki puncak musim kemarau.

Mengantisipasi potensi meningkatnya karhutla, BPBD Sumsel mengimbau seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan patroli terpadu, memperkuat sosialisasi kepada masyarakat, serta mengoptimalkan berbagai langkah pencegahan agar risiko kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan selama musim kemarau berlangsung. (mukmin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.