Hadapi El Nino Distankan Siapkan Pompanisasi Atasi Lahan Kering

oleh -20 Dilihat
Distankan Kabupaten Muratara mengingatkan warga, jika lahan sawah yang kering membutuhkan air, pompa yang ada di setiap Poktan dapat digunakan untuk mengambil air dari sumber air terdekat. -Foto:Dokumen tempo.co-
Distankan Kabupaten Muratara mengingatkan warga, jika lahan sawah yang kering membutuhkan air, pompa yang ada di setiap Poktan dapat digunakan untuk mengambil air dari sumber air terdekat. -Foto:Dokumen tempo.co-

KORANLIPOS.COM – Badan Meteorogi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi dampak fenomena El Nino.

BMKG menyampaikan El Nino di tahun 2026 mencapai kategori kuat.

Menyikapi fenomena El Nino Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Muratara, Ade Meiri Siswani, S.P., M.P menjelaskan bahwa musim  tanam di Kabupaten Muratara di bulan Mei hingga Juni.

Untuk saat ini di Kabupaten Muratara belum terdampak El Nino karena walaupun kemarau tapi masih ada curah hujan.

“El Nino itu hawa panas bukan berarti kering dan tidak hujan. Kalau dilihat sekarang contoh di Desa Pauh belum terdampak,” katanya kepada KORANLINGGAUPOS.ID.

Namun demikian, Distankan Kabupaten Muratara dalam rangka persiapan menghadapi  El Nino.

Jika ada lahan sawah yang kering membutuhkan air, pompa-pompa yang ada di setiap kelompok tani dapat digunakan untuk mengambil air dari sumber air terdekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.