KORANLIPOS.COM – Bupati Muratara, H Devi Suhartoni terus lakukan upaya mengatasi permasalahan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Muratara. Tak hanya turun langsung ke lokasi, ia juga mengajak seluruh yang memiliki kewajiban untuk sama-sama atasi permasalahan ini.
Karena menurutnya, dari hasil turun langsung ke lokasi, kerusakan lingkungan yang terjadi sangat parah yang membuatnya sangat kecewa. Namun sebagai kepala daerah, ia juga mengaku tidak bisa mengabaikan sebagian masyarakat yang bergantung hidupnya disana.
Bukan pemilik alat berat, bukan juga pemodal atau yang menampung hasil emas ilegalnya karena mereka menurutnya bukan untuk hidup, namun untuk memperkaya diri.
“Kita tidak membutuhkan Negara yang hanya datang ketika ramai diberitakan, kita tidak membutuhkan pejabat datang dan operasi membakar dan konfrensi pers lalu pergi. Kita membutuhkan suatu system yang baik. Pencegahan, data, pengawasan, penegakan hukum, Pemutus Mata Rantai Ekonomi, alternative pekerjaan dan sumber ekonomi serta pemulihan lingkungan. Semua berkeja satu rangkaian,” tulis Devi di media sosialnya.
Persoalan kekayaan alam di Muratara tulisnya, pada akhirnya bukan masalah emas ilegal tetapi tentang keadilan daerah dan rakyat yang bisa bermata pencarian yang adil dan aman, rakyat mendapat perlindungan nyata dari kerusakan alam dan sungai.





