Untuk itu Elvaria minta diajukan proposal.
“Tolong buat proposal sampaikan kepada saya. Proposalnya melalui Kades. Nanti akan saya usulkan di Komisi IV DPRD Sumsel,” jawabnya.
Diketahui bahwa sumber air DI Air Lakitan berasal dari Bendungan Selangit di Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas.
Bendungan Selangit dibangun untuk mengaliri areal persawahan di 6 Kecamatan yakni Kecamatan Selangit, BKL Ulu Terawas, Sumber Harta, Purwodadi dan Megang Sakti.
DI Lakita ini dirancang untuk mengaliri lahan persawahan dengan potensi mencapai 9.697 hektar.
Pembangun fisik bendungan Selangit yang menjadi sumber air D.I Lakitan dibangun secara bertahap mulai dikerjakan dari tahun 2006 hingga 2009. Bendungan ini difungsikan pada tahun 2015.
Dikutip dari berbagai sumber proses konstruksi jaringan irigasi ini dikerjakan dalam beberapa fase :
- Tahun 2009 bendungan uatama dan 6 bangunan pengatur selesai dibangin.
- Tahun 2010-2012 dilanjutkan dengan pembangunan 4 bangunan pengatur pada tahun 2010.
- Kemudian 2 bangunan pada tahun 2011 dan 35 bangunan pada tahun 2012.
- Tahun 2014 hingga 2016 perluasan saluran tersier hingga mencapai luasa layanan 71.007 hektar.
- Tahun 2016-2019 perluasan jaringan primer, sekunder, dan tersier. Pembangunan Bendungan Selangit ini dibiayai APBD melalui Kementerian PUPR.(M Yasin)





