Selain perbaikan pada aspek teknis budidaya, tim pengabdian UNMURA juga membekali kaum perempuan tani ini dengan kemampuan manajemen usaha. Melalui pelatihan pencatatan keuangan sederhana, para ibu rumah tangga ini kini diajarkan untuk memisahkan keuangan usaha tani dengan dompet rumah tangga, sehingga keuntungan bersih dari penjualan sayuran segar dan telur ayam dapat terukur secara rasional.

Program pemberdayaan ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan musiman, melainkan mampu memperkuat ketahanan pangan tingkat keluarga sekaligus memicu kemandirian ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat Desa Air Satan.(Sulis)









