Soal Video Perdebatan Keluarga Pasien dengan Petugas RS Sobirin Muara Beliti Ini Penjelasan Pihak Rumah Sakit

oleh -6 Dilihat
Rumah Sakit dr. Sobirin Pangeran M Amin Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas
Rumah Sakit dr. Sobirin Pangeran M Amin Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas

Pihak rumah sakit memastikan pasien telah disarankan menjalani perawatan lebih lanjut untuk mendapatkan tindakan medis terhadap benda yang ditemukan di dalam telapak kaki

Sebelumnya, dalam rekaman terlihat suasana tegang saat keluarga pasien terlibat perdebatan dengan petugas rumah sakit. Persoalan yang diperdebatkan berkaitan dengan hasil pemeriksaan rontgen terhadap seorang pasien yang mengalami luka pada telapak kaki.

Menurut keterangan keluarga yang disampaikan dalam video, masalah tersebut berawal ketika mereka mempertanyakan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan dokter jaga.

Keluarga mengaku sebelumnya mendapat penjelasan bahwa tidak ditemukan benda logam yang masuk atau tertancap di telapak kaki pasien.

Namun, setelah melihat hasil foto rontgen, keluarga justru melihat adanya objek pada bagian kaki yang mereka duga sebagai benda asing. Mereka kemudian meminta penjelasan lebih lanjut mengenai objek tersebut.

Keluarga juga menyampaikan bahwa dokter spesialis yang membaca hasil radiologi mengindikasikan adanya benda asing di dalam telapak kaki pasien.

Atas kondisi tersebut, keluarga meminta kepastian apakah objek yang terlihat pada hasil rontgen merupakan logam, benda asing atau bagian lain yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Tak hanya mengenai hasil pemeriksaan, keluarga juga mempersoalkan waktu tunggu hasil rontgen yang disebut mencapai sekitar satu jam.

Perdebatan kemudian semakin memanas ketika keluarga berupaya merekam situasi di lingkungan rumah sakit. Aktivitas tersebut mendapat teguran dari petugas keamanan dan staf rumah sakit hingga akhirnya terjadi adu argumen.

Dalam rekaman video, keluarga mempertanyakan alasan mereka dilarang melakukan perekaman. Mereka menilai dokumentasi tersebut diperlukan untuk merekam proses pelayanan yang sedang berlangsung.

Keluarga bahkan menyatakan akan membawa pasien ke rumah sakit lain apabila persoalan mengenai kondisi pasien dan hasil pemeriksaan tersebut tidak mendapatkan kejelasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.