Guru memberikan materi tentang adab sehari-hari, seperti cara berbicara sopan, menghormati guru, dan menjaga kebersihan.
Tahun ajaran ini, SD Islam Baitul A’la menerima siswa baru dengan jumlah 2 rombongan belajar (rombel).
Menurut Desi Solema Sari, jumlah tersebut cukup ideal untuk memberikan perhatian maksimal kepada setiap siswa.
“Dengan dua rombel, kami bisa lebih fokus membimbing anak-anak. Harapan kami, mereka tumbuh menjadi generasi Islami yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.
Pihak sekolah berharap MPLS dapat menjadi fondasi penting dalam membangun komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua.
Dengan pelaksanaan MPLS selama satu minggu penuh, SD Islam Baitul A’la Lubuk Linggau menunjukkan komitmen kuat dalam membentuk karakter Islami sejak dini.
Program ini diharapkan tidak hanya membuat siswa baru merasa betah di sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal menuju pendidikan yang berkualitas dan berlandaskan nilai-nilai agama.





