Reses Anggota DPRD Provinsi Sumsel Elvaria Novianti, Warga Berharap Pembangunan Sumur Bor

oleh -142 Dilihat


Anggota DPRD Sumsel Elvaria Novianti, S.E foto bersama masyarakat ketika reses di Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Mursi Rawas. 

Proposal disampaikan Ketua RT 09 Kelurahan Pasar Muara Beliti, Boston kepada Elvaria Novianti.

Menangapi usulan Rahman soal TPS sampah, Elvaria Novianti mengatakan bahwa soal sampah biang Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

DLH mitra Komisi IV Provinsi Sumsel. Kebetulan Elvaria Novianti duduk di Komisi IV DPRD Sumsel.

“Soal sampah di Dinas Likungan Hidup, ini mitra Komisi IV. Usulan pemintaan TPS nanti akan kami tidak lanjuti rapat bersama DLH. Hasilnya nanti bisa diteruskan ke DLH Kabupaten Musi Rawas,” jawabnya.


Anggota DPRD Provinsi Sumsel Elvaria Novianti, S.E.

Elvaria menyampaikansulan peralaatn rebana dan pakaian seragam. Nanti akan disikapi soal pakaian seragam ibu-ibu pengajian akan dibantu secara pribadi.

Namun Elvaria akan memberikan dasar. “Kalau dikasih baju jadi nanti ada yang tidak pas ada kebesaran ataupun kekecialan, jadi repot cari ukuran. Nanti dibantu kain saja,” jawabnya disambut tepuk tangan tamu yang datang khusunya ibu-ibu.

Elvaria Novinati memastikan hasil reses akan disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Sumsel hasil reses.

Usulan akan dipilah-pilah sesuai dengan kewenangan masing-masing. Seperti usul pembangunan jalan ataupun rehap jalan ada jalan nasional, jalan provisi dan jalan kabupaten/kota.


Warga Desa Muara Kati Baru 1 hadiri reses anggota DPRD Provinsi Sumsel Elvaria Novianti, S.E 

Jalan nasional keweangan untuk merehapnya pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PU.

Jalan provinsi menjadi kewajiban Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. Demikian juga kalau jalan kabupaten menjadi tanggungjawab Pemkab Musi Rawas untuk memperbaikinya.

“Kalau jalan kabupaten, nanti akan saya komunikasikan dengan Ibu Bupati, Hj Ratna Machmd,” paparnya.

Lebih lanjut Elvaria menerangkan setelah rapat paripurna penyampaian hasil reses, DPRD Sumsel akan membahas anggaran tahun 2027.


Warga Desa Muara Kati Baru I saat menghadiri reses anggota DPRD Sumsel Elvaria Novianti, S.E 

Usulan yang diserap dalam kegiatan reses belum bisa direalisasikan di tahun ini, akan dimasukan di tahun anggaran 2027.

Selanjutnya reses di lanjutkan di Dwesa Muara Kati Baru I, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK).

Kristian warga setempat mengsulkan pembangunan bronjong di sisi kiri dan kanan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Muara Kati Baru 1 dan Muara Kati Lama, pasalnya tanah penahan jemabtan sudah tersegurus air.  “Jika hal itu dibiarkan jembatan yang baru diperbaiki tahun lalu itu bisa longsor,” katanya.

Eriani warga Desa Muara Kati Lama usul bangun jalan dari Durian Remuk ke Muara Kati Baru.

Saidi mengusulkan bangun jembatan yang bisa dilewati mobil.

Ada juga warga yang mengusulkan sumur bor karena mereka kesulitan mendapatkan air bersih karena air dari Badan Layanan Umum Daerah Sistem Pengolaahn Air Minum (BLUD SPAM) tidak mengalir sedangkan sumur bisa kering.

Ia mengusulkan 20 titik sumur bor. Selain itu usul penerangan jalan sebanyak 30 titik.

Menanggapi usulan warga mengenai pembangunan bronjong akan dikomunikasikan dengan Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud.

Termasuk juga soal usul bangun jalan di Durian Remuk karena pembangunan jalan tersebut sudah masuk prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas.

Dan juga mengenai usul pembangunan jembatan yang bisa dilalui kendaraan akan dikomunikasikan dengan Bupati Musi Rawas.

Menanggapi usulan 20 titik sumur bor, Elvaria minta proposalnya secara detil di mana saja lokasinya. Tahun ini Elvaria bisa merealisasikan pembangunan sumur bor tapi tiak 20 titik biasanya 2-3 titik dulu.

“Tahun ini saya usahakan 2-3 titik dulu, sisanya tahun berikutnya. Minta proposalnya secara detil di mana saja lokasi yang akan dibuat sumur bor,” pintanya.

Kegiatan reses Elvaria Novianti di Desa Muara Kati Baru 1 dihadiri perwakilan Camat Tiang Pumpung Kepungut, Ali Rekat, Kades Muara Kati Baru 1, Syafri Ariansyah, dan tokoh masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.