“Transformasi digital ini sejalan dengan tren nasional dalam mendorong digitalisasi layanan publik,” tegasnya.
Hasan berharap kemudahan akses pembayaran dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pajak sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan daerah.
Di sisi lain, sejumlah sektor pajak menunjukkan capaian yang cukup signifikan.
Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sektor restoran telah terealisasi lebih dari 91 persen dari target Rp11 miliar.
BACA JUGA : Mumpung Masih Gratis Denda, Bapenda Lubuk Linggau Imbau Warga Segera Pelunasan PBB
Adapun PBJT sektor hiburan berhasil mencapai 94 persen atau sekitar Rp2,3 miliar dari target Rp2,52 miliar.
Sementara itu, sektor parkir mencapai sekitar 80 persen atau Rp995,2 juta dari target Rp1,23 miliar.
“Dengan partisipasi aktif masyarakat dalam membayar pajak, kita bersama-sama membangun Kota Lubuk Linggau menjadi lebih maju,” katanya.
Ia menekankan setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat merupakan kontribusi nyata dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).





