Dia ini beberapa kali bilang mau ketemu ibunya. Sedangkan ibunya tidak mau ketemu karena anaknya sudah memiliki gejala-gejala gangguan depresi karena penggunaan narkoba.
Irham yang mengetahui ibunya datang namun tidak bersedia menemuinya kemudian emosi hingga ia mengamuk dan menendang pintu ruang observasi hingga rusak.
BACA JUGA: Bawa Ganja 136 Gram ke Lubuk Linggau, ABH Asal Musi Rawas Dibekuk Polisi
“Dia ngamuk-ngamuk sambil menendang hingga mendobrak pintu ruang observasi sampai hancur. Kemudian dia melakukan pengancaman terhadap klien lain hingga petugas dengan kayu bekas pintu yang didobrak tadi,” jelasnya.
Karena petugas yayasan fokus menjaga klien lain yang jumlahnya cukup banyak. Kondisi tersebut dimanfaatkan Irham untuk melarikan diri dari tempat rehabilitasi.






