Saat ini, jumlah guru PPPK tercatat sebanyak 935.316 orang.
Seleksi CPNS bagi guru direncanakan mulai 2027 dan dilaksanakan secara bertahap hingga 2029.
Rekrutmen tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sebanyak 464.856 guru.
Penataan tenaga pendidik mulai 2027 ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan kepastian status kepegawaian sekaligus menjaga keberlanjutan layanan pendidikan di berbagai daerah.
BACA JUGA : Pemkot Lubuk Linggau Usulkan 186 Formasi CPNS
Untuk mendukung pengalihan status guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu, Kemendikdasmen telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp23 triliun.
Anggaran tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan guru dan pembenahan tata kelola tenaga pendidik.
Mu’ti menjelaskan, alokasi anggaran Kemendikdasmen juga difokuskan untuk membiayai sejumlah program prioritas nasional dan program prioritas kementerian.
“Alokasi anggaran Kemendikdasmen difokuskan untuk mendanai beberapa Program Kerja Prioritas Nasional dan program prioritas kementerian antara lain, Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan, inisiatif awal untuk pelaksanaan pendidikan dasar tanpa memungut biaya, bantuan perlengkapan sekolah, Sekolah Nasional Terintegrasi, Studio Guru, Digitalisasi Pembelajaran, peningkatan kesejahteraan guru, gaji dan tunjangan PPPK guru,” terang Mu’ti.






