Nihil Hotspot di Lubuk Linggau Seminggu Terakhir, Namun Warga Tetap Diminta Waspada

oleh -17 Dilihat
Kebakaran lahan yang sempat menghanguskan semak belukar yang dipadamkan Tim dari DPKPPB Kota Lubuk Linggau yang terjadi pada Agustus 2026 lalu.

KORANLIPOS.COM-Jumlah titik panas (hotspot) di Kota Lubuk Linggau sepanjang tahun 2026 tercatat mencapai 60 titik.

Mayoritas hotspot tersebut terdeteksi pada periode Maret dan yang tertinggi pada Agustus hingga September 2026 yang mencapai puluhan titik.

Kepala Bidang Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Penanggulangan Bencana (DPKPPB) Kota Lubuk Linggau, Suryo Amrinata, mengatakan meski dalam enam hari terakhir tidak terpantau adanya hotspot, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Selama tahun ini terdapat sekitar 60 titik panas di Kota Lubuk Linggau dan yang terbanyak terjadi pada Agustus hingga September 2026. Namun, enam hari terakhir jumlah hotspot sudah nol,” ungkap Suryo.

BACA JUGA : Disdik Musi Rawas : Imbas Karhutla, Sekolah Boleh Daring

Menurutnya, hotspot merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk memantau potensi terjadinya karhutla.

Meski demikian, keberadaan hotspot tidak serta-merta menunjukkan telah terjadi kebakaran di suatu wilayah.

Ia menjelaskan, jumlah hotspot yang sempat mencapai puluhan titik pada Agustus dan September kini menunjukkan tren penurunan yang signifikan.

“Kondisi penurunan tersebut turut dipengaruhi oleh turunnya hujan dalam beberapa waktu terakhir,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.