Meski situasi saat ini relatif aman, Suryo mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berkaitan dengan penggunaan api.
“Kita bersyukur sudah turun hujan. Tentu kondisi ini membantu mengurangi jumlah titik panas yang ada di Kota Lubuk Linggau,” katanya.
Warga diminta menghindari pembakaran sampah maupun pembukaan lahan dengan cara dibakar karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas.
Menurutnya, aktivitas yang sering dianggap sepele tersebut dapat dengan cepat berkembang menjadi kebakaran besar dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar.
BACA JUGA : Pasca Kabut Asap, Mulai 23 September KBM di Lubuk Linggau Kembali Normal
Selain mewaspadai potensi karhutla, Suryo juga mengingatkan masyarakat untuk bersiap menghadapi kemungkinan bencana lain seiring memasuki musim penghujan.
Salah satu ancaman yang perlu diantisipasi adalah banjir yang dapat terjadi akibat meningkatnya intensitas curah hujan.
“Intinya, kita harus terus mengantisipasi dan mempersiapkan diri dalam upaya penanggulangan bencana, baik karhutla maupun banjir,” jelasnya.





