KORANLIPOS.COM-Di balik rimbunnya hutan tropis dan sejuknya udara pegunungan Bukit Barisan, terdapat sebuah desa kecil yang menyimpan kisah panjang sejarah sekaligus pesona alam yang memikat ada juga di Lebong Tandai.
Desa ini bukan sekadar destinasi wisata, melainkan juga saksi bisu perjalanan penambangan emas sejak masa kolonial Belanda pada abad ke-19.
Lebong Tandai dikenal sebagai salah satu kawasan penambangan emas tertua di Indonesia.
Pada masa penjajahan, pemerintah kolonial Belanda menemukan cadangan emas melimpah di kawasan ini dan mulai mengembangkan tambang-tambang emas.
BACA JUGA : Danau Tes Ikon Wisata dengan Kejernihan Air Lebong yang Menenangkan
Hingga kini, sisa-sisa peninggalan sejarah masih dapat dijumpai, seperti terowongan tambang, rel kereta tambang, dan bangunan tua peninggalan Belanda.
Bagi wisatawan, peninggalan ini bukan hanya artefak, melainkan jendela untuk melihat masa lalu yang penuh cerita.
Selain nilai sejarah, Lebong Tandai juga menawarkan panorama alam yang luar biasa.
Desa ini dikelilingi hutan tropis, pegunungan hijau, serta aliran sungai jernih.
Udara segar menjadi daya tarik utama bagi mereka yang ingin melepaskan diri dari hiruk-pikuk kota.






