Krisis Salat Jadi Tantangan Besar Dakwah di Era Generasi Z

oleh -13 Dilihat
Koordinator Majelis Tarjih Muhammadiyah Musi Rawas, Toyib Akhbar, M.Pd
Koordinator Majelis Tarjih Muhammadiyah Musi Rawas, Toyib Akhbar, M.Pd

KORANLIPOS.COM – Pengurus Muhammadiyah Kabupaten Musi Rawas menilai, rendahnya tingkat konsistensi umat Islam dalam melaksanakan salat lima waktu menjadi tantangan besar bagi gerakan dakwah di Indonesia.

Laporan Mukmin Hidayat, Musi Rawas

KONDISI tersebut dinilai tidak hanya mencerminkan persoalan ibadah individu, tetapi juga menjadi indikator perlunya pembaruan strategi dakwah yang lebih efektif, terukur, dan berorientasi pada perubahan perilaku masyarakat.

Pandangan itu mengacu pada Indonesia Moslem Report 2019 yang menunjukkan hanya 38,9 persen umat Islam di Indonesia melaksanakan salat lima waktu secara konsisten, baik sendiri maupun berjamaah. Sementara itu, 61,1 persen lainnya masih belum istiqamah atau belum disiplin dalam menjalankan salat lima waktu.

Berdasarkan hasil survei tersebut, sebanyak 2 persen responden selalu melaksanakan salat lima waktu secara berjamaah, 7,7 persen sering berjamaah, 29,2 persen salat lima waktu namun hanya sesekali berjamaah, 33,8 persen mengaku sering salat tetapi tidak konsisten, 26,8 persen hanya kadang-kadang melaksanakan salat, dan 0,4 persen tidak pernah salat sama sekali.

Selain itu, survei juga menemukan adanya perbedaan perilaku salat berdasarkan usia. Semakin tua seseorang, semakin tinggi tingkat kedisiplinannya dalam melaksanakan salat. Sebaliknya, generasi muda, khususnya Generasi Z dan milenial, cenderung lebih sering lalai dalam menunaikan salat. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Muhammadiyah dalam membangun pembinaan keagamaan yang mampu menjangkau kalangan muda.

KETUA PD Muhammadiyah Musi Rawas, Ghufron, melalui Koordinator Majelis Tarjih, Toyib Akhbar, M.Pd, menjelaskan, Muhammadiyah Musi Rawas memandang keberhasilan dakwah tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan pengajian, tabligh akbar, atau jumlah peserta yang hadir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.