Jemaah Haji 2027 Bakal Jalani Tujuh Kali Manasik

oleh -13 Dilihat
Menhaj meminta proses verifikasi data calon jemaah diperketat, mulai dari nomor porsi, NIK, status pelunasan, paspor, hasil istithaah kesehatan, hubungan keluarga, hingga penempatan kloter. Foto : Dok. Kemenhaj RI.

KORANLIPOS.COM-Kementerian Haji dan Umrah RI memperkuat sinergi dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dalam menyiapkan penyelenggaraan Haji 1448 H/2027 M.

Kolaborasi diarahkan untuk mewujudkan Tri Sukses Haji: sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, serta sukses peradaban dan keadaban.

Selasa 25 Agustus 2026 Menhaj Mochamad Irfan Yusuf mengatakan evaluasi Haji 1447 H harus menjadi dasar pembenahan layanan tahun depan.

“Fokus kita bukan hanya keberangkatan dan pemulangan, tetapi juga kualitas pembinaan, perlindungan jemaah, ketertiban data, kesehatan, dan kepatuhan seluruh ekosistem layanan,” ujar Menhaj.

BACA JUGA: Calon Jemaah Haji dari Kabupaten Musi Rawas Mulai Diverifikasi

Pada Haji 1447 H, Embarkasi dan Debarkasi Surabaya melayani 116 kloter dengan 43.537 jemaah dan 463 petugas kloter.

Sebanyak 39.462 jemaah atau sekitar 91 persen tercatat tergabung dalam KBIHU.

Menhaj meminta proses verifikasi data calon jemaah diperketat, mulai dari nomor porsi, NIK, status pelunasan, paspor, hasil istithaah kesehatan, hubungan keluarga, hingga penempatan kloter.

“Tidak boleh ada manipulasi hubungan keluarga, perubahan identitas, atau perpindahan kloter tanpa dasar. Keadilan antrean harus dijaga. Hak jemaah tidak boleh dirusak oleh permainan data,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.