Jemaah Haji 2027 Bakal Jalani Tujuh Kali Manasik

oleh -8 Dilihat
Menhaj meminta proses verifikasi data calon jemaah diperketat, mulai dari nomor porsi, NIK, status pelunasan, paspor, hasil istithaah kesehatan, hubungan keluarga, hingga penempatan kloter. Foto : Dok. Kemenhaj RI.

Kemenhaj juga akan memperkuat istithaah kesehatan berbasis profil risiko.

Dari 77 jemaah yang wafat di Arab Saudi pada operasional Haji 1447 H, sebanyak 62 di antaranya berusia 61 tahun ke atas.

Karena itu, jemaah lansia dan berisiko tinggi harus mendapatkan pemantauan dan pendampingan sejak sebelum keberangkatan.

Dalam aspek pembinaan, Haji 1448 H direncanakan memiliki tujuh kali manasik, termasuk dua kali manasik kesehatan.

BACA JUGA: Umroh Perdana Setelah Musim Haji BMMT Travel Berangkatkan 64 Jamaah

Materi akan diperkuat dengan simulasi pergerakan, pemahaman rukhsah, murur, tanazul, safari wukuf, serta ketentuan hadyu dan dam.

Menhaj juga menegaskan KBIHU harus menjadi mitra strategis pemerintah yang patuh regulasi.

KBIHU tidak boleh menjanjikan penggabungan jemaah, perpindahan kloter, percepatan keberangkatan, maupun fasilitas lain di luar kewenangannya.

Selain itu, Kemenhaj meminta edukasi umrah aman dan pencegahan haji nonprosedural terus diperluas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.