“Yang cair saat ini Januari, Februari, Maret. Insya Allah Senin nanti April, Mei, Juni. Kita percepat,” ujarnya.
Menurut Edy, pencairan insentif tersebut ditargetkan terus dikejar sehingga pembayaran dibulan oktober ini.
Pemerintah daerah berupaya agar pembayaran hak guru PAUD non-ASN tidak terlalu lama tertunda.
Ia juga menjelaskan terkait guru yang mengalami kendala rekening, seperti rekening tidak aktif atau mati.
BACA JUGA : Insentif Mobil Listrik Dipangkas, China Kembali Kenakan Pajak Baterai Lithium-Ion
Menurutnya, kondisi tersebut tidak akan menghilangkan hak guru untuk mendapatkan insentif.
“Kalau rekeningnya mati, mereka harus memperbaiki rekening dulu di Bnak Sumsel Babel. Nanti ditransfer lagi. Itu tidak akan menghilangkan hak mereka,” tegasnya.
Guru yang rekeningnya bermasalah diminta membuat atau memperbaiki rekening terlebih dahulu.
Setelah rekening aktif, insentif akan ditransfer sesuai dengan hak yang seharusnya diterima.






