Menurut Fraksi Golkar, persoalan infrastruktur paling dirasakan masyarakat di dua kawasan. Pertama, Jalan Trans Subur Kecamatan Muara Lakitan yang berbatasan dengan Kabupaten Musi Rawas Utara dengan kondisi jalan rusak berat sehingga menghambat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.
Kedua, kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) Kecamatan Muara Lakitan, di mana sejumlah desa seperti Desa Sindang Laya dan Desa Mukti Karya masih mengalami keterisolasian akibat rusaknya akses jalan dan terkendala status kawasan hutan.
Fraksi Golkar meminta pemerintah daerah segera mengusulkan perizinan pembangunan jalan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta mengikuti pola kerja sama yang telah diterapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan perusahaan pemegang izin kawasan hutan.
Selain itu, Fraksi Golkar juga mendesak agar penanganan darurat terhadap desa-desa yang paling terisolasi segera direalisasikan tanpa harus menunggu proses perizinan jangka panjang selesai.






