DLH : Kondisi Udara Lubuk Linggau Masuk Kategori Tidak Sehat

oleh -91 Dilihat
Perjuangan Tim Damkar memadamkan api yang membakar lahan di Kota Lubuk Linggau. Foto : Dok. DPKPPB Kota Lubuk Linggau.

“Total ada 14 kejadian, namun puncaknya di Agustus dimana ada 11 kejadian kebakaran lahan,” ungkapnya.

Lahan yang terbakar jelas Suryo, dari 0,1 hektare sampai dengan seperempat hektare.

Untuk penyebab langsung belum bisa dipastikan. Namun yang jelas karena faktor kemarau panjang.

Dan sejauh ini kebakaran yang terjadi belum ada yang disebabkan karena unsur kesengajaan.

BACA JUGA: Tindaklanjuti Laporan, DLH Lubuk Linggau Intensifkan Monitoring Pengangkutan Sampah

“Menurut perkiraan BMKG, memang puncak kemarau di Agustus sampai September 2026. Sejauh ini penyebab kebakaran lahan di kita ya kemungkinan besar puntung rokok atau ketidaksengaja dari warga. Karena mayoritas lahan yang terbakar itu lahan yang berada dipinggir jalan,” jelasnya.

Pihaknya pun terus imbau masyarakat, agar hati-hati dalam membuang puntung rokok atau sampah dan barang lainnya yang bisa menimbulkan api dan menyebabkan kebakaran.

Mengingat lahan saat ini sudah kering akibat kemarau panjang yang membuat sangat potensial terjadinya kebakaran

“Tetap jaga lingkungan, jika ada semak belukar dipangkas bukan dibakar. Jangan membuka lahan cara dibakar dan tidak membakar sampah. Sebaiknya saat ini sampah dikumpul dan dibuang ditempat sampah,” imbaunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.