Anak-anak dinilai menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih karena rentan mengalami gangguan akibat paparan asap.
“Kalau kita lihat asap di luar ini sudah sangat tebal, hindari anak-anak bermain di luar. Karena kalau asap seperti ini terlalu tebal, rawan bagi kesehatan,” jelasnya.
Selain menggunakan masker, ia meminta masyarakat menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan.
Menurutnya, api kecil sekalipun dapat memicu kebakaran yang berdampak besar.
BACA JUGA: Harian Pagi Linggau Pos Group Adakan Lomba Mewarnai dan Menggambar Tingkat PAUD/TK dan SD 2026
“Dengan setitik api ini dapat berdampak besar. Jadi untuk kita semua, ayo kita sama-sama menjaga lingkungan dan tetap waspada,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para ibu rumah tangga agar berhati-hati saat memasak dan tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala.
Kelalaian kecil di rumah, menurutnya, dapat menjadi salah satu pemicu kebakaran.
“Untuk ibu-ibu di rumah, kalau memasak jangan sampai meninggalkan kompor. Kita harus selalu berhati-hati karena kelalaian kecil bisa menjadi pencetus api,” pesannya.





