Dengan itu ada beberapa yang perlu diketahui ada keunggulan di KUR BRI ini seperti pada suku bunga rendah.
“Suku bunga flet, hanya 6% per tahun. Suku bunga ini tentu lebih terjangkau dibandingkan produk keuangan lainnya,” katanya.
Kemudian untuk plafon pinjaman besar, mulai Rp11 juta hingga Rp500 juta, memberi keleluasaan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.
“Apa lagi untuk tenor juga fleksibel, masa pinjaman bisa 3 hingga 5 tahun, memungkinkan cicilan lebih ringan dan terjangkau,” jelasnya.
Dengan fasilitas tersebut, KUR BRI diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Modal yang diberikan tidak hanya membantu meningkatkan produksi, tetapi juga memperluas pasar bagi pelaku UMKM.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung masyarakat dalam mengembangkan usaha produktif.
“Penyaluran KUR yang masif ini diharapkan mampu memperkuat daya saing UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Muratara,” katanya. (dhaka)







