Wawancara kedua KORANLINGGAUPOS.ID bersama Nabila Dia Kelara, putri kesayangan Alm. Bapak Apsoni dan Ibu Handewi
Gadis kelahiran Darma Sakti 18 Mei 2006 ini termotivasi ikut Pemilihan Bujang Dehe Musi Rawas karena ingin menjadi salah satu pemuda, duta daerah yang cerdas beretika, jiwa seni, religius, dan menguasai pariwisata budaya (konsep smart).
“Sebagai mahasiswa saya partisipasi agar bisa menjadi bagian pemuda yang mengembangkan potensi diri sekaligus turut melestarikan dan mempromosikan budaya serta potensi Musi Rawas kepada masyarakat luas,” ungkap alumni SDN 2 ABS Perigi , MTs Hidayatus Sebyan , dan SMA Negeri Simpang Semambang Musi Rawas tersebut.
Dalam Pemilihan Bujang Dehe Musi Rawas, UNMURA mengusulkan 7 orang mahasiswa dan yang lolos menjadi finalis 2 orang, Ravlin dan Nabila.
“Masa pendaftaran itu 14 Mei-24 Juni 2026. Lalu ada Technical Meeting dan seleksi Administrasi 27-28 Juni 2026 ,tes tertulis dan wawancara pengumuman 28-29 Juni 2026 ,penyelempangan dan pembekalan pelatihan ,penila an karantina dan penampilan malam puncak terakhir malam Grand Final 18 Juli 2026,” terang Nabila.







