KORANLIPOS – Kredit bank merupakan salah satu layanan keuangan yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat modern. Melalui kredit, seseorang dapat membeli rumah, kendaraan, membiayai pendidikan, hingga memperoleh modal untuk mengembangkan usaha. Bagi pelaku usaha, kredit menjadi sumber pembiayaan yang mampu mendorong pertumbuhan bisnis, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan perekonomian. Namun, di balik perannya yang begitu besar saat ini, kredit bank memiliki sejarah panjang yang berawal ribuan tahun lalu, bahkan jauh sebelum bank modern didirikan.
Konsep kredit pada dasarnya lahir dari kebutuhan manusia untuk saling membantu dalam memenuhi kebutuhan ekonomi. Tidak semua orang memiliki harta atau modal yang cukup untuk menjalankan usaha maupun memenuhi kebutuhan hidup. Sebaliknya, ada pula kelompok masyarakat yang memiliki kelebihan harta tetapi tidak seluruhnya digunakan. Kondisi tersebut mendorong munculnya praktik pinjam-meminjam yang kemudian berkembang menjadi sistem kredit seperti yang dikenal sekarang.
Sejarah mencatat bahwa praktik pinjam-meminjam telah dilakukan sekitar 3.000 tahun sebelum Masehi di wilayah Mesopotamia, kawasan yang kini menjadi bagian dari Irak. Pada masa itu, masyarakat belum mengenal uang seperti sekarang. Transaksi dilakukan menggunakan hasil pertanian, ternak, maupun logam mulia. Para petani sering meminjam benih atau gandum kepada pemilik lumbung agar dapat bercocok tanam. Setelah masa panen tiba, mereka mengembalikan pinjaman tersebut beserta tambahan hasil panen sebagai bentuk imbalan kepada pemberi pinjaman.
BACA JUGA : https://koranlipos.com/history-of-credit-cards/
Praktik tersebut menjadi cikal bakal lahirnya konsep bunga dalam dunia keuangan. Tambahan yang diberikan kepada pemberi pinjaman dianggap sebagai kompensasi atas risiko dan waktu yang telah diberikan kepada peminjam.





