Antisipasi Kabut Asap, SDN 56 Lubuk Linggau Bagikan Masker Gratis

oleh -24 Dilihat
Anggota Polres Lubuk Linggau didampingi Kepala SDN 56 Lubuk Linggau serta guru membagikan masker gratis kepada siswa di gerbang SDN 56 Lubuk Linggau Foto : Dokumentasi SDN 56 Kota Lubuk Linggau.

KORANLIPOS.COM-Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menyelimuti wilayah Kota Lubuk Linggau dalam beberapa hari terakhir, berdampak terhadap kualitas udara.

Kondisi tersebut mendorong sejumlah sekolah di Kota Lubuk Linggau menerapkan langkah pencegahan guna melindungi siswa dan guru dari paparan asap.

Salah satunya dilakukan SDN 56 Kota Lubuk Linggau dengan membagikan masker gratis kepada siswa, orang tua, dan masyarakat.

Kepala SDN 56 Lubuk Linggau, Sri Pelitawati, S.Pd., SD, mengatakan pihak sekolah tidak hanya mengimbau seluruh siswa untuk menggunakan masker, tetapi juga membagikan masker secara gratis.

BACA JUGA : Bunda PAUD Kota Lubuk Linggau Imbau Anak-anak Pakai Masker

BACA JUGA : Kabut Asap Mulai Terasa, SDN 15 Lubuk Linggau Imbau Siswa Pakai Masker

“Untuk SDN 56 Kota Lubuk Linggau, selain memberikan imbauan kepada seluruh siswa untuk menggunakan masker, kami juga membagikan masker gratis kepada seluruh siswa, orang tua yang mengantarkan anaknya ke sekolah, serta masyarakat yang melintas di depan SDN 56 Lubuk Linggau,” ujar Sri kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Kamis 3 September 2026.

Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kondisi udara yang terdampak kabut asap.

Dalam pelaksanaannya kegiatan pembagian masker tersebut, selain dilaksanakan oleh guru dan staf SDN 56 Lubuk Linggau, kami juga dibantu oleh pihak anggota Polisi dari Polres Kota Lubuk Linggau, selain mengatur arus lalu lintas di depan SDN 56 Lubuk Linggau, mereka juga membantu kami membagikan masker.

“Untuk itu, kami dari pihak sekolah banyak mengucapkan terima kasih, kemudian dirinya juga mengucapkan banyak terima kasih atas kerja sama yang sangat baik dewan guru dan staf SDN 56 Lubuk Linggau, sehingga kegiatan ini dapat berjalan, karena biaya pembelian masker ini memang tidak menggunakan dana sekolah akan tetapi dana pribadi seabagai bentuk kepedulian kami selaku kepala sekolah dengan dewan guru”, jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.