Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan inovasi dan kreativitas peserta didik, pola berpikir kritis dan analitis, memperteguh akhlak mulia, wawasan kebangsaan, serta kemampuan dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dari 218 peserta, sebanyak 41 siswa berasal dari MI negeri dan swasta, 69 siswa dari MTs negeri dan swasta, serta 108 siswa dari MA negeri dan swasta.
Kegiatan juga melibatkan 31 pendamping yang terdiri dari 10 pendamping MI, 11 pendamping MTs, dan 10 pendamping MA.
Selain itu, terdapat 10 orang anggota komite serta tiga petugas ruang kompetensi yang terdiri dari dua proktor dan satu pengawas dari lingkungan Kemenag Kota Lubuk Linggau.
BACA JUGA : Berbekal Pengalaman di Jepang, Rusmianto Buka Kursus Bahasa Jepang di Musi Rawas
Untuk jenjang MI, terdapat dua bidang studi yang dilombakan, yakni IPAS Terintegrasi dan Matematika Terintegrasi.
Jenjang MTs mempertandingkan tiga bidang studi, sedangkan jenjang MA terdiri dari enam bidang studi, yakni Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi dan Geografi Terintegrasi.
Selain cabang sains, OMI juga memiliki cabang riset untuk jenjang MA. Cabang tersebut diikuti dua madrasah, yakni MAN 1 Model Lubuk Linggau dan MAN 2 Kota Lubuk Linggau, dengan pelaksanaan langsung oleh Komite OMI Pusat.
Saipul menambahkan, para pemenang peringkat pertama hingga ketiga pada setiap bidang studi akan mendapatkan penghargaan berupa trofi.





