Tahun ini ungkap Yoppy, target mereka ada 1.500 pelaku UMKM yang bisa dibantu.
“Meskipun data dari Dinas Koperasi dan UMKM, ternyata ada penambahan data. Saat ini terdata pelaku UMKM kita ada 13.000. Namun tetap sesuai komitmen kita, tetap akan diseleksi oleh Dinas Koperasi dan UMKM serta pihak Baznas. Mereka yang akan memastikan bantuan ini diterima oleh yang berhak menerima, bukan untuk bantuan modal namun bantuan pengembangan usaha untuk pelaku UMKM yang omzetnya Rp 2 juta sampai Rp 3 juta,” jelasnya lagi. (*)






