KORANLIPOS.COM – Seluruh daerah di Tanah Air Indonesia sulit untuk membeli Bahan Bakar (BBM0 bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Tampaknya persoalan antrain panjang di SPBU belum bisa diatasi Pemerintah.
Kondisi antri berjam-jam di SPBU hanya untuk membeli BBM sangat merugikan waktu produktif masyarakat. Permasalahan tersebut sudah berlangsun bertahun-tahun tidak selesai.
“Habis waktu produktif kita hanya untuk antri beli BBM. Apa sih masalahnya masak se Indonesia raya sulit beli BBM. Pemerintah pusat apa tidak berpikir masalah besar seperti ini dibiarkan berlarut-larut, sudah bertahun-tahun muncul persoalan yang sama,” kata Andang warga Kota Lubuk Linggau kepada KORANLINGGAUPOS.ID.
Menurutnya kondisi sulit mendapatkan BBM merugikan masyarakat dan juga pelaku usaha. Habis waktu hanya untuk antri beli BBM. “Terkadang saya sedih mendengar keluhan sopir truk pak kami sudah dua hari di sini nunggu beli Solar,” sebut warga Kota Lubuk Linggau ini.
Bayangkan, tambahnya sopir-sopir ekpedisi antri berhari-hari hanya untuk beli BBM. “Yang seharusnya dalam waktu beberapa hari sudah sampai tujuan karena sulit dapat BBM sehingga molor waktu mereka sampai ke tujuan,” ungkapnya.






