KORANLIPOS.COM – Metode top working atau sambung pucuk menjadi salah satu teknik budidaya yang dinilai efektif untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman durian, khususnya bagi kebun yang masih didominasi varietas lokal.
Manager Kebun Agrowisata Kebon Kito, Eko Dedi Septiaji, SP., M.Ling, menjelaskan bahwa top working merupakan teknik mengganti bagian atas atau tajuk pohon durian yang telah tumbuh dengan cara menyambungkan entres atau mata tunas dari varietas unggul ke batang bawah pohon yang sudah memiliki sistem perakaran kuat.
“Top working adalah teknik mengganti varietas durian yang kualitas buahnya kurang baik menjadi varietas unggul tanpa harus menanam ulang dari awal. Misalnya pohon durian lokal disambungkan dengan entres Musang King, maka nantinya pohon tersebut akan menghasilkan buah Musang King,” jelas Eko.
Menurutnya, metode ini memberikan banyak keuntungan karena memanfaatkan sistem perakaran pohon yang sudah mapan sehingga tanaman dapat berbuah lebih cepat dibandingkan menanam bibit baru.
Selain mempercepat masa produksi, top working juga mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil panen. Jika durian lokal umumnya hanya dihargai sekitar Rp15 ribu per kilogram di tingkat petani, maka setelah diganti menjadi varietas premium seperti Musang King, nilai jualnya dapat mencapai sekitar Rp250 ribu per kilogram.
Aji mengatakan, tujuan utama penerapan top working adalah mengganti varietas lokal atau varietas yang kurang produktif menjadi varietas unggul yang memiliki kualitas buah lebih baik, baik dari sisi rasa, ukuran, warna daging maupun aroma.
“Produktivitas pohon juga meningkat karena akar dan batang bawah sudah berkembang dengan baik. Jadi energi tanaman lebih cepat diarahkan untuk menghasilkan buah,” jelasnya.
Ia menjelaskan, teknik ini umumnya diterapkan pada pohon durian lokal yang telah berumur sekitar 10 tahun namun memiliki kualitas buah yang kurang memuaskan. Pohon tersebut dipangkas hingga menyisakan batang utama. Setelah muncul tunas baru, dilakukan penyambungan menggunakan entres dari varietas unggul.
Selanjutnya tanaman menjalani proses perawatan seperti melindungi sambungan dari hujan dan sinar matahari langsung, membuang tunas air yang tumbuh pada batang bawah, serta melakukan pembentukan tajuk agar percabangan berkembang secara seimbang.
Setelah tajuk terbentuk sempurna, tanaman akan memasuki fase pembungaan dan pembuahan hingga akhirnya siap dipanen.





