Tips Budidaya Cabai Dilahan Bekas

oleh -12 Dilihat
Jika lahan yang digunakan lahan bekas bahaya jika terlalu memaksa memberi pupuk yang mengandung nitrogen secara berlebihan.
Jika lahan yang digunakan lahan bekas bahaya jika terlalu memaksa memberi pupuk yang mengandung nitrogen secara berlebihan.

Pola tanam beliau ini cukup beda dari yang lain. Penanaman cabainya dilubang tanam, lalu disebelahnya ditanam cabai. Kemudian jarak sekitar 40 cm baru ditanam tanaman cabai kembali dengan pola tanam itu kembali. Cara ini beliau lakukan untuk mendapatkan kuantitas tinggi.

Rahasia petikan per tanaman mencapai 1 kg adalah aplikasi spray secara rutin. Aplikasi spray beliau menggunakan pupuk phospat “MORDENFOL” dosis 6 tutup botol, pupuk kalium “KALINET” 6 tutup botol, dan mineral pelindung tanaman “KOVERWP” 2 SDM yang dilarutkan kedalam 16 liter air. Beliau menyadari, dosis yang beliau gunakan cukup berlebihan akan tetapi beliau mempunyai alasan tersendiri. Alasan pertama beliau tidak melakukan pengocoran sama sekali, alasan kedua lahan yang beliau gunakan adalah lahan bekas dan alasan yang ketiga sengaja untuk meningkatkan produktivitas tanaman.

Hasil penggunaan tiga bahan ini, dari segi produktivitas memang terbukti. Banyak bakal buah dan buah berbobot. Selain itu, bunganya pun banyak yang tidak rontok.

Ia juga lebih mengedepankan pemberian nutrisi daripada penanganan atau pencegahan seperti aplikasi insektisida maupun fungisida. Ketika kebutuhan nutrisi untuk tanaman itu tercukupi secara otomatis tanaman akan sehat. Layaknya manusia, jika kita bisa menerapkan 4 sehat 5 sempurna pasti tubuh kita akan sehat dan terjaga dari serangan penyakit. Jadi beliau memang membiasakan tanaman untuk selalu tercukupi nutrisinya, tidak harus melulu fokus pemberian insektisida maupun fungisida.

Rahasia kedua tanaman cabainya bisa mendapati produktivitas tinggi adalah dengan pemberian pupuk susulan. Pupuk susulan yang beliau gunakan adalah pupuk NPK Mutiara 16-16-16 dari Yaramila. Untuk populasi sekitar 2.000 tanaman cukup menggunakan 9 kg pupuk NPK dan dosis yang diberikan dilubang susulan cukup setengah sendok makan. Terlihat diatas pupuk NPK Mutiara terdapat pupuk kandang. Sengaja beliau aplikasikan agar menutup penguapan dari pupuk NPK itu sendiri. Langkah antisipasi sudah beliau lakukan sedemikan untuk menjaga efek samping dari pemberian pupuk kimia.

Aplikasi fungisida yang diterapkan tidak rutin. Ia lebih melihat kondisi tanamannya dahulu. Bila dirasa tanaman membutuhkan aplikasi spray fungisida baru beliau aplikasikan. Dosis yang beliau gunakan pun tidaklah banyak, satu kali spray cukup menggunakan 1 SDM/16 liter air.

Seharusnya, dari serangan jamur patogen baik itu gejala antraknosa, layu, maupun bercak daun seharusnya tinggi karena ketinggian daerah beliau termasuk tinggi sekitar 1.100 MDPL. Dengan ketinggian daerah yang cukup tinggi ini ditambah lagi intensitas hujan yang tinggi pula akan meningkatkan kelembapan dimana pada akhirnya memicu tumbuhnya jamur patogen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.