Selain itu, peserta juga diwajibkan membuat video esai kreatif berdurasi 60–90 detik.
Melalui video tersebut, peserta menyampaikan ide, pengalaman, dan karakter kepemimpinannya secara kreatif sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan oleh panitia.
Seluruh karya peserta kemudian melalui proses penilaian oleh tim juri berdasarkan kelengkapan administrasi, kualitas esai, kreativitas video, kemampuan menyampaikan gagasan, serta potensi kepemimpinan yang dimiliki.
Berdasarkan hasil seleksi tersebut, akhirnya diumumkan 100 Ketua OSIS Terbaik se-Indonesia yang berhak mengikuti rangkaian Indonesian Student Leadership Training (ISLT).






