Dengan langkah ini, SMPN 4 Lubuk Linggau berharap dapat menjaga nama baik sekolah sekaligus memastikan siswanya tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, dan mampu menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih bijak.
Sebelumnya diberitakan, JN (15) siswi baru salah satu SMK negeri di Lubuk Linggau yang mengaku dianiaya sekitar 13 orang temannya di kawasan Danau Cewot Kelurahan Lubuk Tanjung Kecamatan Lubuk Linggau Barat I Kota Lubuk Linggau, Rabu 8 Juli 2026 sekitar pukul 14.30 WIB.
Tak terima anaknya dikeroyok oleh belasan siswa tanpa adanya itikad baik dari anak maupun dari keluarganya, orang tua JN membuat laporan ke Mapolres Lubuk Linggau Senin, 13 Juli 2026 sekitar pukul 10.30 WIB.
Pengakuan JN saat dibincangi KORANLINGGAUPOS.ID, ia dan teman-temnnya tersebut berteman baik terutama teman yang mengajaknya berkelahi.
“Aku bekawan galo dengan mereka. Kemarin sebelum kejadian mereka ngajak main, eh pas la sampe di lokasi la ramai. Katonyo ado yang ngmong aku nantang mereka belago padahal idak ado. Aku nak balek dak galak bealgi, malah ditarik dari belakang pas jatuh aku dikeroyok,” ungkap JN.






