“Ternyata sampai disana dia sudah ditunggu 13 orang temannya. Pengakuan anak saya dia dipanggil kesana karena mereka dapat informasi kalau anak saya ngajak berkelahi. Sementara anak saya mengaku tidak pernah mengajak mereka berkelahi,” ungkap Jon.
13 orang ini ungkap Jon, ada pelajar SMP ada juga pelajar SMA.
Semuanya berteman baik dengan anaknya.
“Di TKP anak saya yang mau pulang ditarik dari motor sampai jatuh. Lalu dia mengaku tidak tahu lagi siapa-siapa yang menganiaya. Ada yang narik rambut, ada yang pukul. Ada teman anak saya yang mau memisahkan tapi tak berani, akhirnya ia berinisiatif merekam video,” jelasnya.
Anaknya pun saat ini masih trauma.





