Ia mengatakan tidak ada pengeroyokan massal, melainkan konflik individu.
Beberapa siswa SMPN 4 Lubuk Lingau hanya berada di lokasi sebagai saksi, bukan pelaku utama.
Orang tua dari pihak yang terlibat kemudian dipanggil untuk mediasi.
Yuli menambahkan, “Walaupun kejadiannya di luar sekolah, kami tetap melakukan pembinaan. Karena bagaimanapun mereka masih murid kami.”
Pihak SMPN 4 Lubuk Linggau tetap mengambil peran aktif dalam menyelesaikan masalah.





