Ia menjelaskan, selain materi yang disampaikan oleh guru, SMAN Purwodadi juga mengundang pemateri dari luar, seperti Psikolog RS Sobirin, Irwan Tony, M.Psi, Psi, CHT ya ng menyampaikan materi tentang Adiksi, yang meliputi kecanduan narkoba dan kecanduan pornografi, pada hari kedua MPLS.
Materi Bullying dan Kenakalan Remaja disampaikan oleh KPAI Kabupaten Mura, dan materi Pernikahan Dini dan Kesehatan Reproduksi oleh KUPT Puskesmas Purwodadi.

Siswa bertanya pada sesi diskusi dengan Psikolog RS Sobirin, Irwan Tony.
Bapak Indramaya yang juga merupakan Ketua Pelaksana MPLS ini mengungkapkan,setiap hari setelah penyampaian materi, diselingi dengan penampilan atau demo ekstrakurikuler (ekskul), untuk menghibur siswa.
“Demo ekskul ini menjadi momen yang sangat ditunggu siswa, karena menampilkan keunggulan dan prestasi apa yang didapatkan dalam 3 tahun terakhir.
Mulai dari atraksi marching band, Paskib, drama, English Club dan lain-lain,” ucapnya.
Hal ini untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk menilai dan memilih ekskul mana yang sesuai dengan minat dan bakatnya.

Pembiasaan shalat Dhuha siswa SMAN Purwodadi.
“MPLS tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya.
Tahun ini siswa baru kita buat 1 kelompok terdiri dari 8 orang, dan didampingi oleh 1 guru dan 2 pengurus OSIS atau Rohis.
Pendamping ini akan menilai keaktifan siswa selama mengikuti MPLS, dan diberikan penilaian, untuk kemudian diumumkan siswa terbaik pada upacara penutupan MPLS,”jelasnya.
Hal ini memotivasi siswa untuk menjadi berani menyampaikan pendapat, ide-ide, atau bertanya ketika diadakan diskusi di sela-sela penyampaian materi.
Selain itu, setiap hari siswa ditugaskan membuat jurnal harian, seperti wawancara dengan minimal 2 orang guru per hari dan juga kakak kelas, menjadi momen perkenalan dan mengungkapkan inspirasi apa didapat siswa dari guru tersebut.
Pihak sekolah juga menyediakan kotak aspirasi sebagai penyaluran aspirasi kepada pihak sekolah, jika ada usulan dan masukan dari siswa untuk sekolah.
Berbagai kegiatan ini sejalan dengan ?tema MPLS yang diusung sekolah, yaitu Berani Mengenal, Siap Berkembang, Menumbuhkan Kreativitas,dan Semangat Meraih Prestasi.
Bapak Indramaya berharap, seluruh siswa bisa melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan sungguh-sungguh, dapat aktif mengikuti ekskul dan bisa mengukir prestasi, baik di sekolah, maupun dalam kompetisi di tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional.
Sebagai informasi, tahun ini satu siswa SMAN Purwodadi dari ekskul Paskib berhasil lolos seleksi menjadi Paskibraka tingkat Provinsi Sumatera Selatan, dan 9 orang berhasil lolos seleksi ke tingkat Kabupaten Mura.
Alumni pelajar SMAN Purwodadi tahun ajaran 2025 – 2026, tercatat ada 31 siswa yang berhasil lolos seleksi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ke Poltekkes, dan 26 siswa berhasil lolos ke Perguruan Tinggi Negeri.





