KORANLIPOS.COM-Dalam satu hari, sekitar 120 ton sampah yang bisa diangkut oleh petugas di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lubuk Linggau.
Itu pun diakui Kepala DLH Kota Lubuk Linggau, Ir. H. Ardi Irawan, ST., M.Ling, masih ada sampah yang diyakini belum terangkut oleh petugasnya ke TPA Lubuk Binjai.
“Dalam sehari, kita angkut sampah dengan 15 armada truck yang ada dan 5 kontainer sampah. Itu pun masih banyak sampah yang tidak terangkut. Terutama yang berada diarea sulit seperti di sungai atau tepi jurang. Petugas kami tentunya kesulitan. Makanya selalu kami sampaikan, soal sampah memang butuh kesadaran masyarakat yang penting,” jelas Ardi.
DLH jelasnya, saat ini terus mengedukasi masyarakat untuk bisa memilah sampah.
BACA JUGA | Volume Sampah Membludak di CFN Lubuk Linggau, DLH Evaluasi Atasi Sampah Meningkat
Pihaknya sudah melaksanakan program penukaran sampah anorganik seperti kardus dan botol plastik dengan mie instan di CFN.
Tujuannya tentu, selain meramaikan CFN juga mengedukasi masyarakat soal pemilahan sampah.
“Kami juga kedepan akan mengedukasi masyarakat, agar sampah organik yang diolah untuk ditukarkan juga sehingga bisa menhasilkan cuan atau barang bermanfaat lainnya. Kenapa, karena 75 persen sampah rumah tangga ya sampah organik,” ungkapnya.
Pihaknya ingin mengedukasi masyarakat, ketika sampah dipilah dari rumah ternyata ada nilai tukarnya.





