Menurutnya, pembinaan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi kompetisi.
Tidak hanya dari sisi penguasaan materi, siswa juga dilatih untuk membangun kedisiplinan, ketekunan serta kesiapan menghadapi perlombaan.
Irmansa berharap prestasi yang telah diraih tidak membuat siswa cepat berpuas diri.
Sebaliknya, capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan.
BACA JUGA: Gerak Jalan HUT RI, SDN 4 Lubuk Linggau Tanamkan Nilai Disiplin dan Kebersamaan
“Harapan kami siswa yang telah berprestasi tidak cepat merasa puas, tetapi terus belajar dan mengembangkan kemampuannya. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya bahwa dengan ketekunan, disiplin, kerja keras dan doa mereka juga dapat meraih prestasi,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan siswa tidak terlepas dari peran guru pembina dan dukungan pihak sekolah.
Guru pembina memiliki peran mulai dari mengidentifikasi potensi siswa, memberikan pembinaan, menyusun program latihan, mendampingi selama latihan, memberikan evaluasi hingga memberikan motivasi.
Sementara pihak sekolah memberikan dukungan melalui penyediaan fasilitas, waktu latihan, serta dukungan moral kepada siswa dan guru pembina.







