Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi kerawanan seperti anak dijemput oleh orang yang tidak dikenal.
Dengan sistem ini, pihak sekolah berharap dapat meminimalisasi risiko kesalahan atau penyalahgunaan saat proses penjemputan berlangsung.
Orang tua siswa menyambut baik peningkatan pengawasan ini.
Menurut mereka, langkah tersebut memberikan rasa aman dan nyaman, terutama bagi anak-anak kelas rendah yang masih rentan.





