
Ia menegaskan menjadi anggota Paskibraka sebuah kehormatan sekaligus amanah untuk mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Terpilih menjadi Paskibraka merupakan kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi anak-anak sekalian, tetapi juga bagi orang tua dan keluarga,” ungkapnya.
Jadikan kesempatan ini dilanjutkannya, sebagai momentum untuk meningkatkan kedisiplinan, semangat patriotisme, jiwa kebangsaan, serta rasa tanggung jawab.
Ia juga menambahkan, tugas sebagai Paskibraka tidak berhenti pada 17 Agustus saja, melainkan harus menjadi teladan dalam meneruskan semangat perjuangan dan cita-cita kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA: Masuk Karantina, Calon Paskibraka Lubuk Linggau Tempa Fisik dan Wawasan
Dalam laporan Kepala Kesbangpol Kota Lubuk Linggau, H Tamri melalui Sekretaris, Dodi Dores menyampaikan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Lubuk Linggau Nomor: 309/KPTS/BAKESBANGPOL/2026, anggota Paskibraka berasal dari 16 SMA, MA, dan SMK.
Rinciannya antara lain: SMAN 1 (15 orang), SMAN 2 (11 orang), SMAN 3 (1 orang), SMAN 4 (3 orang), SMAN 5 (7 orang), SMAN 6 (1 orang), SMAN 9 (1 orang), SMA Yadika (1 orang), SMA Xaverius (2 orang), SMKN 1 (4 orang), SMKN 2 (2 orang), SMKN 3 (1 orang), SMKN 4 (1 orang), MAN 1 (17 orang), MAN 2 (6 orang), dan MA Mazroillah (1 orang).
“Selain itu, satu siswi MAN 1, Khalyana Zahira Sandi, berhasil lolos sebagai anggota Paskibraka Nasional. Sementara empat siswa lainnya terpilih menjadi anggota Paskibraka Tingkat Provinsi Sumatera Selatan, yakni M Reihan Aldiansyah (SMAN 5), Zalvira Anggraeni (SMA Xaverius), Kenzie Niscala Sudiar, dan Zeenky Cloura Afrizia Askad (MAN 1),” ungkapnya Doddi.
Ia juga menyampaikan, pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol tanggung jawab generasi muda dalam menjaga semangat kebangsaan.






