JSIT Indonesia Daerah akan melakukan pendampingan melalui monitoring implementasi RTL di sekolah, coaching clinic atau forum berbagi praktik baik secara berkala, supervisi dan pendampingan ke sekolah, pembentukan Forum Guru Al-Qur’an SIT LIMATARA sebagai komunitas belajar serta evaluasi implementasi dan seminar hasil pada akhir periode pendampingan.
Dengan demikian, dampak pelatihan dapat dirasakan secara nyata dalam peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di setiap sekolah.

BACA JUGA: Wali Kota Sentil 143 Pejabat di Lubuk Linggau Usai Dilantik soal Evaluasi Kinerja
“Harapan kami, Milad JSIT ke-23 tidak hanya menjadi peringatan bertambahnya usia organisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat pelayanan, kolaborasi, dan peningkatan mutu pendidikan. Kami juga berharap Guru Al-Qur’an semakin profesional dan mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, Yayasan, kepala sekolah, dan pengurus JSIT semakin solid dalam membangun Sekolah Islam Terpadu dan terjalin kolaborasi yang lebih erat antar-SIT di wilayah LIMATARA. Semoga semakin banyak lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat yang luas bagi dunia pendidikan Islam,” tuturnya.










