Arsad berharap forum ini menghasilkan kesepakatan konkret, berupa standar data yang disepakati, pembagian peran yang jelas, dan jadwal kerja yang dapat dipantau bersama.
Ia juga mengajak seluruh peserta aktif menyampaikan kendala lapangan secara terbuka dan menawarkan solusi yang realistis.
“Semoga ikhtiar kita menata data pesantren dicatat sebagai amal saleh dan menjadi jalan bagi pesantren untuk terus berkhidmat bagi agama, bangsa, dan negara,” jelasnya.





