MUSI RAWAS, KORANLIPOS.COM – Antrean pembeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumatera Selatan semakin menjadi perhatian.
Setelah sebelumnya antrean panjang hanya terjadi pada pembelian solar bersubsidi, kini antrean kendaraan untuk mendapatkan Pertalite juga mulai mengular menyusul kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax.
Kondisi tersebut mendorong Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menggelar Rapat Koordinasi Penyelesaian Permasalahan Antrean Pengisian BBM Bersubsidi di SPBU se-Sumatera Selatan melalui Zoom Meeting, Selasa 7 Juli 2026.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Musi Rawas, Marzuki Usman, mengikuti rapat tersebut.
Menurutnya, rapat digelar untuk mencari solusi terhadap antrean panjang BBM subsidi yang terjadi di berbagai daerah di Sumatera Selatan.
“Dalam rapat dibahas berbagai akar persoalan yang menyebabkan antrean panjang di SPBU. Di antaranya kekurangan kuota BBM subsidi, persoalan teknis di lapangan yang beragam, belum terbukanya data dari Pertamina maupun BPH Migas,” jelas Marzuki.
BACA JUGA : https://linggaupos.bacakoran.co//read/54162/pemkab-musi-rawas-sebut-antrean-bbm-subsidi-masih-normal
Marzuki menegaskan kondisi antrean di SPBU di Kabupaten Musi Rawas hingga saat ini masih relatif normal.





