Meski demikian, Hasan mengakui kondisi ekonomi masyarakat saat ini turut memengaruhi tingkat kepatuhan wajib pajak.
Namun, pihaknya tetap optimistis capaian penerimaan pajak akan terus meningkat hingga akhir tahun.
Ia menegaskan dana yang diperoleh dari sektor pajak akan digunakan untuk mendukung pembangunan daerah serta program-program prioritas Pemerintah Kota Lubuk Linggau.
Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, Bapenda telah memperluas layanan pembayaran PBB-P2 melalui sistem digital berbasis link payment dan QRIS.
BACA JUGA : Mumpung Masih Gratis Denda, Bapenda Lubuk Linggau Imbau Warga Segera Pelunasan PBB
Dengan layanan tersebut, wajib pajak tidak perlu lagi datang langsung ke kantor Bapenda.
Di sisi lain, sejumlah sektor pajak menunjukkan capaian yang cukup signifikan.
Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sektor restoran telah terealisasi lebih dari 91 persen dari target Rp11 miliar.
Sementara itu, sektor parkir mencapai sekitar 80 persen atau Rp995,2 juta dari target Rp1,23 miliar.





