Korban, yang merupakan salah satu siswa di sekolah tersebut, diduga dianiaya hanya karena tidak mampu menghafal materi perkalian yang diberikan.
Akibat tindakan represif tersebut, korban mengalami luka lebam secara fisik dibagian kaki dan tangan serta psikologis, diduga kuat akibat hantaman benda tumpul atau tindakan kekerasan fisik langsung dari oknum guru tersebut.
Dikonfirmasi KORANLINGGAUPOS.ID, Kepala SDN 8 Lubuk Linggau, Rusmani mengaku sudah mengetahui informasi ini.
“Saya juga baru tahu sore tadi. Kebetulan hari ini saya ada urusan jadi tidak masuk sekolah, jadi belum bisa menjelaskan terkait hal ini,” jelasnya.







