Naik Pangkat, 48 Anggota Polres Lubuk Linggau Disiram Water Canon

oleh -3 Dilihat

LINGGAUPOS.CO.ID – Ada momen menarik, usai upacara naik pangkat di Polres Lubuk Linggau, Jumat 3 Juli 2026. Yakni tradisi unik yang sudah dilaksanakan setiap tahunnya.

Yakni mandi kembang dan sujud syukur massal di lapangan dengan disemprot water canon. Tradisi unik ini, menambah kebahagiaan para personel yang naik pangkat.

Tradisi mandi kembang ini memiliki filosofi mendalam sebagai simbol penyucian diri, pembersihan dari hal-hal negatif, serta kesiapan mental untuk mengemban tugas baru yang lebih berat dengan hati yang bersih.

Suasana haru dan bangga tak terbendung saat para istri (Bhayangkari) mendampingi langsung prosesi tersebut.

Upacara Kenaikan Pangkat (UKP) Korps Raport periode 1 Juli 2026 bagi 48 personel Polres Lubuk Linggau, dipimpin langsung oleh Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, dengan didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Lubuk Linggau.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), barisan Perwira, Bintara, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta jajaran pengurus Bhayangkari Polres Lubuk Linggau.

Pada periode kali ini, sebanyak 48 personel Polres Lubuk Linggau mendapatkan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi institusi Polri atas pengabdian dan kinerja tanpa batas yang ditunjukkan oleh para personel.

personel yang melaksanakan Kenaikan Pangkat (UKP) periode 1 Juli 2026, Aipda ke Aiptu 19 personel, Bripka ke Aipda 7 personel.

Kemudian, Brigpol ke Bripka 2 personel, Briptu ke Brigpol 3 personel dan Bripda ke Briptu 17 personel.

Dalam amanatnya, Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak mutlak, melainkan sebuah amanah dan penghargaan atas prestasi kerja serta loyalitas yang telah diuji.

“Kenaikan pangkat ini membawa konsekuensi berupa tanggung jawab yang lebih besar. Semakin tinggi pangkat di pundak, maka semakin besar pula tuntutan profesionalisme, integritas, dan dedikasi dalam melayani, melindungi, serta mengayomi masyarakat,” tegas AKBP Adithia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *