“Memohon maaf kepada masyarakat yang mana pernah saya janjikan pada masa kampanye, seragam gratis pada anak baru masuk sekolah,” tegasnya.
Dijelaskannya, program tersebut belum dapat dilaksanakan sesuai waktu yang direncanakan karena bantuan diberikan secara menyeluruh kepada seluruh siswa baru tanpa membedakan status ekonomi keluarga, termasuk anak-anak dari keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri.
“Program ini membutuhkan perencanaan dan penganggaran yang matang karena jumlah penerimanya sangat besar. Dalam proses penganggaran terdapat mekanisme dan aturan yang harus dipenuhi, sehingga realisasinya baru dapat dilakukan pada Oktober ini,” jelasnya.
Ia berharap bantuan seragam gratis tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi para siswa dan menjadi motivasi untuk terus berprestasi.
BACA JUGA : Seorang Siswi di Lubuk Linggau 3 Tahun Dipaksa ‘Layani Nafsu’ Sang Pacar
“Anak-anak adalah aset berharga Kota Lubuk Linggau. Mereka harus mendapat dukungan penuh agar tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, berprestasi, dan kelak menjadi pemimpin masa depan,” harapnya.







