“Dana tersebut dijadwalkan cair pada Senin, 26 Juli 2026, langsung ke rekening masing-masing korban. Bantuan ini diharapkan menjadi modal awal untuk membangun kembali rumah yang rusak,” ungkapnya.
Apa yang telah dibantu tentu akan segera dimanfaatkan, apalagi dana BTT memberi harapan baru.
“Warga berencana memanfaatkannya secara bijak untuk bantuan BTT ini, dari musyawarah bersama kemarin malam untuk menentukan prioritas pembangunan. Bagi rumah rusak berat, dana akan dipakai sebagai fondasi awal, sementara rumah rusak sedang hanya akan diperbaiki bagian yang rusak misal atap atau dinding yang terbakar tentu akan diperbaiki,” jelasnya.
Sebanyak 34 jiwa dari 10 kepala keluarga terdampak kini masih dalam keterbatasan, ada yang menumpang di rumah keluarga, ada pula yang masih bertahan di rumah rusak ringan.
Dengan rincian untuk jiwa rinciannya keluarga Bayjuri berjumlah 5 orang, Tolep 2 orang, Rian 2 orang, Jumono 4 orang, Dedi 5 orang, Romsiah 3 orang, Huswanto 3 orang, Surati 5 orang, Marina 1orang, dan Rio 4 orang.





