“Jangan malu karena sudah tua atau karena bacaan belum bagus. Di majelis taklim adalah tempat kita belajar. Rumah tangga yang tenang adalah rumah yang di dalamnya sering terdengar lantunan ayat-ayat Al-Qur’an,” tuturnya.
Ia berharap kecintaan ibu-ibu terhadap Al-Qur’an dapat turut membentuk generasi yang mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an.
“Kami yakin, kalau ibunya cinta Al-Qur’an, maka anak-anaknya juga akan cinta Al-Qur’an. Semoga dari ibu-ibu Majelis Taklim Lubuk Linggau Timur 1 ini lahir generasi penghafal Al-Qur’an. Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin,” tutupnya.





