“Jadi setelah menerima share poster Lomba Micro Teaching Nasional dari pihak kampus, langsung tertarik untuk ikut, namun sempat ragu karena kebetulan baru tahu lombanya di H-4 penutupan. Belum lagi ditengah aktivitas saya, hal ini membuat saya sempat ragu untuk ikut. Namun setelah saya renungkan manfaat, pengalaman dan ilmu yang akan saya dapatkan, saya pada akhirnya memutuskan untuk ikut meskiput waktunya cukup singkat,” terang Rizki.
Sehingga waktu yang ada untuk persiapan cukup singkat.
“Hari itu juga setalah mendapatkan info saya segera memahami panduan lomba dan langsung nyusun modul ajar untuk diimplementasikan pada saat rekaman video micro teaching. Karena waktunya singkat, dan kebetulan saya PPL PPG semester kemarin, serta sempat mengajar juga, jadi saya memilih modul dan materi yang sudah pernah saya gunakan untuk mengajar di kelas,” terangnya.
Alumni Prodi PGSD UNPARI itu berupaya menyesuaikan lagi dengan kebutuhan murid sekaligus berusaha untuk memahami panduan menganalisis tema lomba, yaitu ‘Menciptakan guru profesional, inovatif dan adaptif di era digital.’






