“Kami sudah diskusi dengan Ketua Hiswana Migas, hasilnya menurut beliau sudah meminta Wali Kota Lubuk Linggau untuk segera mengusulkan kuota tambahan untuk BBM subsidi. Yang pasti solusi atau langkah yang paling tepat untuk kondisi saat ini ya dengan adanya penambahan kuota,” tegas Yulian.
Menanggapi usulan ini, Wali Kota Lubuk Linggau H Rachmat Hidayat menyebutkan jika sebetulnya untuk kuota mencukupi.
Hal ini dilihat dari tahun 2022 hingga sekarang, dari usulan permintaan dengan realisasi itu mencukupi.
Dan terbukti juga tidak terjadinya kelangkaan atau antrean.
“Antrean panjang ini kan karena dampak ketimpangan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar dengan non subsidi Pertamax dan Dexlite yang cukup jauh. Pengguna BBM bersubsidi jadi bertambah. Namun upaya pengusulan penmabahan kuota akan kita lakukan,” jelasnya.(RIENA)





